Dari kacamata tourisme, Jakarta dan Ho Chi Minh City di Vietnam sama atraktifnya. Kedua kota tersebut memiliki daerah wisata, makanan, bahkan kehidupan malam yang nyaris tidak ada bedanya.
Itulah kesan yang saya peroleh ketika mengikuti fam trip Air Asia, pada 7-11 Oktober 2009, bersamaan dengan peluncuran perdana penerbangan langsung Jakarta-Ho Chi Minh City yang digelar Air Asia. Acara yang diikuti wartawan dan travel agen itu, dihadiri CEO Air Asia Indonesia Dharmadi, Dirjen Pemasaran Depbudpar RI, Sapta Nirwandar, dan Deputy Director of The Department of Culture, Sport & Tourism Vietnam, La Quoc Khanh.
Ho Chi Minh City menawarkan bangunan-bangunan tua peninggalan masa lalu sebagai tempat wisata, seperti Gereja Notredam yang terkenal dengan patung Bunda Maria menangis pada tahun 2007, Kantor Pos Besar, dan Istana Kemerdekaan yang masih kokoh berdiri. Wisata Kota Tua di tengah kota masih menjadi unggulan tempat wisata di negara itu.
Ketika lapar datang, wisatawan bisa menemukan restoran-restoran Vietnam di setiap distrik yang menyajikan makanan Sea Food dan Chinese Food dengan nasi dan mie sebagai sumber karbohidrat utama. Bagi orang Jakarta makanan seperti itu tidak asing lagi baik di mata maupun di lidah mereka. Mie yang terkenal di sana adalah Pho 24, yang racikannya bisa mencegah Flu Babi.
Recent Comments