Selamat Pagi Surabaya!
Jawa Pos - 10 Juli 2008
Apa kabar? Anda akan datang ke Hotel Shangri-La pagi ini kan? Sampai sekarang sudah 1.500 peserta dari sekuruh Indonesia yang siap hadir. Kalau belum pegang undangan, saya mohon maaf untuk jangan ikut datang. Ini benar-benar "sold out event". Saya khawatir panitia akan tambah kewalahan! Lima puluh persen di atas target!
Pintu akan dibuka tepat pukul 7 pagi untuk pameran dan hiburan dari kelompok pemusik jalanan yang dikoordinasikan oleh Sanggar Alang-Alang. Jangan lupa bawa SIM dan STNK yang sudah akan expired bersama dokumen-dokumen pelengkapnya ya. Sebab, counter polda/polwiltabes akan siap melayani Anda. Bahkan, Pak Kapolda sendiri juga akan menyaksikan pelayanan teman-teman polantas. Pangdam juga sudah konfirmasi akan hadir.
Teman-teman saya, Korps Diplomatik Surabaya (Hermawan Kartajaya adalah konsul kehormatan Republik Ceko di Surabaya), termasuk Konjen Amerika Serikat, akan duduk bersama di kursi VIP. Sedangkan Menkominfo Mohamad Nuh yang juga arek Suroboyo dipastikan akan membuka The MarkPlus Festival secara resmi didampingi wali kota.
Selain memberikan keynote speech, beliau juga akan berkenan menyerahkan Surabaya Sparkling Award kepada enam tim pemenang dari kampus-kampus Surabaya. Seluruh peserta yang berjumlah 23 tim beserta para dosen pembimbing akan hadir dengan jaket kampus masing masing.
Para juri yang terdiri atas Dr Sonny Nursutan Hotama sebagai ketua,Yusak Anshori dari STPB, Drs Suhartoyo dari Pemkot Surabaya, Suwito Sumargo dari MarkPlus Club, Azrul Ananda dari Jawa Pos, Totok Chrisdianto dari Hard Rock FM, dan Agus Giri Santoso dari MarkPlus Inc juga akan menyaksikan acara bersejarah itu.
Untuk selanjutnya, semua peserta akan tergabung di Sparkling Surabaya Campus Community (SSCC ) yang akan dibina STPB (Surabaya Tourism and Promotions Board). Menkominfo dan wali kota juga akan menyerahkan Surabaya Brand Award kepada 21 brand asal Surabaya untuk kategori lokal, nasional, internasional, dan legacy.
Panel juri juga akan hadir, yaitu Nany Widjaja dari Jawa Pos, Daniel M. Rosyid dari IMA Jatim, Errol Yonathan dari Suara Surabaya, Tanadi Santoso dari MarkPlus Club, dan saya sendiri mewakili MarkPlus Inc.
Setelah itu, ada 21 speakers dan moderator dari Jakarta dan Surabaya, termasuk dari MarkPlus Inc sendiri, yang akan bisa dipilih peserta di tiga parallel sessions sepanjang pagi, siang, dan sore.
Acara akan diakhiri dengan sesi pleno yang akan dihadiri Pak Dahlan Iskan, ketua SPS (Serikat Penerbit Surat kabar) Pusat, plus tujuh ketua asosiasi berbagai industri di Jatim. Saya akan memoderatori sendiri sesi terakhir tersebut.
Di pagi harinya, di sesi pleno, saya juga akan bicara tentang Mid-year review yang berisi 8 Creative Marketing Guidance menghadapi Semester Dua tahun 2008. Suara Surabaya dan Hard Rock FM akan melakukan siaran "pandangan mata" dari Shangri-La.
Lintas Artha akan mengorganisasikan "live broadcast event" ke Makassar dan Denpasar!
Ini tulisan terakhir saya setelah menulis selama tiga minggu lebih secara nonstop di Jawa Pos. Terima kasih atas semua apresiasi lewat e-mail, SMS, on air di Suara Surabaya, dan telepon. Bagi yang mulai menyukai atau semakin suka marketing setelah membaca serial tulisan saya, berterima kasihlah kepada Jawa Pos, terutama kepada Mbak Nany Widjaja (direktur PT Jawa Pos) yang memberikan izin kepada saya. Juga kepada Mas Mochamad Elman, Fathoni P. Nanda, dan Doan Widhiandono (redaktur Jawa Pos) yang dengan sabar mengedit tulisan ini setiap hari.
Terima kasih juga untuk Suara Surabaya, Hard Rock FM, Warna Warni, juga Radar Surabaya yang telah ikut melakukan warming up, sehingga festival ini benar-benar sold out lewat target melampaui dugaan.
Juga terima kasih kepada Pemkot Surabaya, Pak Wali Kota (Bambang D.H.), juga Pak Wawali Arif Afandi, Pak Suhartoyo yang kepala Dinas Pariwisata yang sangat getol men-support acara ini. Juga kepada STPB dan semua juri Sparkling Surabaya, juga panel juri Surabaya Award yang sudah berapat, berdiskusi, dan berdebat beberapa kali.
Terima kasih kepada semua sponsor peserta pameran dan semua pembicara yang mau ikut men-share-kan best practices mereka. Akhirnya, terima kasih kepada Tuhan Yang Mahaesa yang membolehkan semuanya ini terjadi dan semoga semuanya akan berjalan lancar sampai di akhir acara pukul tujuh malam nanti. Pagi ini, saya cuma bisa terharu, melihat betapa antusiasnya masyarakat Surabaya terhadap Konferensi Marketing yang pertama di kota tercinta ini. Kecintaan saya terhadap Marketing dan Surabaya-lah yang membuat saya bisa tetap menulis tiap hari selama 25 hari nonstop.
Sebuah rekor baru untuk saya dan Jawa Pos, barangkali.
Mudah-mudahan acara akbar ini selanjutnya bisa menggerakan spirit marketing di Surabaya. Jangan berhenti belajar marketing dan mengaplikasikannya ketika serial tulisan saya berhenti. Kalau Pak SBY menyerukan INDONESIA BISA! Saya juga ingin ikut berseru SURABAYA BISA! Bagaimana pendapat Anda?

























Recent Comments